INDBeasiswa.com – Bagaimana cara mendaftar beasiswa? Pertanyaan tersebut seringkali masuk pada email dan media sosial INDBeasiswa. Untuk membantu teman-teman yang masih kesulitan mengajukan aplikasi beasiswa, tim INDBeasiswa akan mengulasnya pada artikel kali ini.

Secara umum, pendaftaran beasiswa terbagi menjadi dua kategori, yaitu pendaftaran secara online dan secara offline. Secara online, artinya pendaftaran diajukan melalui sistem aplikasi yang diakses melalui internet dengan membuka link website tertentu, atau diajukan melalui email kepada penyedia beasiswa. Biasanya dokumen-dokumen yang diminta harus discan terlebih dahulu, sehingga diajukan dalam bentuk softcopy. Sedangkan kalau secara offline artinya pendaftaran dilakukan dengan mengirimkan aplikasi pendaftaran secara hardcopy (dokumen fisik) melalui pos atau diantar langsung kepada penyedia beasiswa.

Bagaimana Cara Mendaftar Beasiswa Online dan Offline?

Panduan Lengkap Cara Mendaftar Beasiswa
Panduan Lengkap Cara Mendaftar Beasiswa

Untuk mendaftar beasiswa, pelamar sebaiknya memperhatikan poin-poin berikut:

1. Membaca informasi beasiswa dengan sejelas-jelasnya
Sebelum mendaftar beasiswa, pastikan anda telah membaca beasiswa tersebut ditujukan bagi siapa, fasilitas/keuntungan yang diberikan apa saja, persyaratannya apa saja, dan bagaimana cara mendaftarnya. Nah, untuk mendaftar beasiswa, tentu saja anda harus memenuhi semua persyaratannya. Contoh: Di persyaratan menyebutkan beasiswa terbuka untuk mahasiswa S1 yang sedang kuliah minimal semester 2. Artinya, mahasiswa baru apalagi siswa SMA tidak bisa mendaftar beasiswa tersebut. Karena pihak penyedia beasiswa tentu tidak akan mempertimbangkan pelamar yang tidak memenuhi persyaratan. Satu lagi contohnya: Di persyaratan menyebutkan pelamar beasiswa tidak boleh sedang/akan mendapatkan beasiswa dari pihak lainnya. Pelamar tentu saja harus menaati persyaratan ini. Tentunya penyedia beasiswa memiliki maksud mengapa menyebutkan persyaratan-persyaratan beasiswa tersebut.

2. Malu bertanya, gagal mendaftar
Kalau terdapat informasi yang kurang jelas, tidak ada salahnya kita bertanya. Tanyanya ke siapa? Bertanyalah pada kontak person penyedia beasiswa. Biasanya pada akhir artikel atau ulasan terdapat nomer telepon atau email dari kontak person penyedia beasiswa yang dapat dihubungi. Kalau tidak ada gimana? Coba kunjungi website atau sumber resminya dan cari informasi lebih detail pada link tersebut. Biasanya tim INDBeasiswa menyajikan suatu informasi beasiswa dengan menyertakan sumber atau website resmi pada bagian bawah artikel. Daripada kita malu atau bingung bertanya malah nggak jadi mendaftar beasiswa, rugi sendiri dong. 🙂

3. Menggali lebih dalam dari sumber lainnya
Terkadang untuk suatu beasiswa, biasanya beasiswa luar negeri, ada beberapa hal yang ingin kita ketahui, tetapi tidak tercantum pada website resminya. Contoh: Di persyaratan tercantum pelamar harus menyertakan Sertifikat A Level. Lalu bagaimana cara mendapatkan sertifikat A Level, sedangkan di sumber resminya tidak diterangkan caranya. Nah, anda sebagai pelamar beasiswa yang “niat”, harus menggali lebih dalam untuk mencari info tersebut. Caranya: Googling, cari di Google. Buka artikel yang berkaitan dengan pertanyaan anda. Harus berani mengeksplore. Selain itu, bisa juga dengan bergabung di grup-grup beasiswa dan bertanya pada anggota grup yang mungkin memiliki pengalaman yang sama. Ada via Grup Facebook, Line, WhatsApp, dan sebagainya. Caranya gimana? Ya lebih aktif cari info. 🙂

4. Mendaftar sebelum deadline
Persyaratan sudah terpenuhi, tetapi mendaftarnya mepet dengan tanggal deadline. Wah, resiko banget tuh. Sebaiknya apabila persyaratan sudah terpenuhi, sesegera mungkin anda mendaftar beasiswa. Apalagi jika via offline dan lokasi anda cukup jauh dari tempat penyedia beasiswa, sehingga anda harus mengirim via pos. Sebaiknya kirimkan aplikasi beasiswa anda jauh-jauh hari sebelumnya. Sangat jarang ada program beasiswa yang memberikan perpanjangan deadline.

“Saya sudah ikuti persyaratannya kak, tapi nggak ngerti cara mendaftar beasiswa secara online”. Ada juga pertanyaan seperti itu yang masuk dalam inbox kami. Berikut adalah langkah-langkah mendaftar beasiswa via online.

Cara mendaftar beasiswa secara online

Biasanya pendaftaran secara online dilakukan dengan mengisi formulir aplikasi online. Ada yang bisa langsung diisi, ada juga yang harus mendaftarkan diri terlebih dahulu (membuat akun). Untuk membuat akun, biasanya pelamar harus mengisi beberapa informasi dasar, kemudian memasukkan username dan password yang akan digunakan nantinya. Setelah terdaftar, pelamar dapat login dengan menggunakan username dan password tadi, kemudian mengisi formulir aplikasi beasiswa.

Selanjutnya, pada beberapa penyedia beasiswa biasanya meminta berkas dokumen yang disyaratkan untuk dilampirkan pada formulir aplikasi beasiswa. Contohnya: Beasiswa LPDP. Pelamar harus menyiapkan berkas dokumen dalam bentuk softcopy, yaitu dengan men-scan dokumen dalam format/ekstensi PDF, Word, JPG, dll, tergantung dari permintaan penyedia beasiswa. Besarnya file softcopy pun harus diperhatikan. Biasanya terdapat ukuran maksimum yang sudah ditetapkan. Cara melihatnya bagaimana? Anda dapat meng-klik file yang akan dilampirkan pada Windows Explorer, kemudian klik Properties. Nanti akan terlihat ukuran file nya.

Anda juga perlu memperhatikan koneksi internet dalam mendaftar beasiswa secara online. Jangan sampai koneksi terputus saat anda tengah melampirkan dokumen aplikasi. Terkadang ada juga situs beasiswa yang sulit sekali diakses. Biasanya kalau sudah mau deadline, situsnya susah diakses karena banyaknya pelamar yang mengajukan beasiswa dalam waktu yang bersamaan. Anda dapat mengakses kembali situsnya pada jam-jam orang tidak sibuk atau sedang beristirahat (misalnya pagi hari).

Selanjutnya untuk mendaftar secara offline, bisa dilakukan dengan cara berikut:

Cara mendaftar beasiswa secara offline

Pendaftaran beasiswa ini cukup hanya dengan menyiapkan berkas dokumen hardcopy (secara fisik), kemudian kirimkan pada alamat yang telah ditentukan atau bisa juga diantar langsung, tergantung ketentuan dari penyedia beasiswa. Ingat, mengirimkan aplikasi beasiswa jangan sampai mepet deadline, daripada semuanya sia-sia. 🙂

Demikian ulasan cara mendaftar beasiswa dari tim INDBeasiswa, semoga bermanfaat dan dapat membantu teman-teman yang masih kebingungan sebelumnya. Selamat berjuang scholarship hunter!