Pastikan anda menggunakan browser Chrome atau Mozilla Firefox untuk mendapatkan tampilan dan informasi yang maksimal dari website indbeasiswa.com

INDBeasiswa.com – Beasiswa luar negeri itu banyak! Kesempatannya banyak dan ada dimana-mana, seperti yang disebutkan oleh teman kita bernama Kak Fuadi yang berhasil mendapatkan 10 beasiswa (termasuk short course, fellowship, dan sebagainya). Kali ini pada Indonesia Morning Show, Kak Fuadi akan membagikan seputar tips sukses mendapatkan beasiswa luar negeri yang tentunya dapat anda ikuti.

Tips Sukses Mendapatkan Beasiswa Luar Negeri

1. Mengubah pola pikir
Untuk mendapatkan beasiswa luar negeri, pertama kita harus mengubah pola pikir kita. Lihat dengan cara pandang yang berbeda. Jika sebelumnya anda berpikir bahwa beasiswa luar negeri itu sedikit, faktanya beasiswa luar negeri yang tersedia itu sangat banyak jumlahnya. Sebut saja Beasiswa Fulbright (Amerika), Chevening Award (Inggris), Australia Awards (Australia), Monbukagakusho (Jepang), LPDP, dan sebagainya. Namun mereka yang mampu meraihnya adalah mereka yang mau mengambil langkah untuk mewujudkannya (take action).

Baca Juga:
Daftar Beasiswa Tahun 2018 – 2019

2. Beasiswa bukan hanya untuk orang yang pintar
Beasiswa ditujukan bukan hanya untuk mereka yang pintar dan memiliki IPK 4,00 saja. Beasiswa dapat diikuti oleh semua orang! Namun, mereka yang dapat meraih beasiswa adalah orang-orang yang memiliki usaha lebih dalam meraihnya. Mereka yang tidak memiliki IPK tidak sampai 4,00 pun dapat meraih beasiswa, asalkan mau berusaha lebih.

Baca Juga:
5 Cara Mendapatkan Beasiswa Luar Negeri dengan TOEFL Rendah

3. Siapkan waktu 6 bulan atau 1 tahun sebelumnya
Setelah mengubah pola pikir, saatnya anda melakukan pencarian. Jaman dahulu Kak Fuadi tidak mendapatkan informasi dari internet seperti kita saat ini, karena saat itu masih belum ada mesin pencarian Google. Dia bahkan langsung datang ke Kedutaan Besar serta Pusat-Pusat Kebudayaan untuk menanyakan informasi beasiswa. Bagaimana dengan kita saat ini? Tentunya akan lebih mudah, karena kita telah mengenal internet dan situs pencarian Google. Cari informasi mengenai beasiswa yang anda butuhkan, kemudian download Formulir Aplikasi Pendaftarannya, dan tinggal melengkapi sesuai data diri anda.

Baca Juga:
5 Hal yang Harus Dilakukan Sebelum Mendaftar Beasiswa Luar Negeri

Tips Sukses Mendapatkan Beasiswa Luar Negeri

Mengapa harus membutuhkan persiapan dari jauh-jauh hari bahkan 6 bulan atau 1 tahun sebelumnya?
Hal ini penting, karena persyaratan untuk mendaftar beasiswa luar negeri memang tidak sedikit dan tidak dapat kita selesaikan dalam jangka waktu 1 s/d 2 bulan saja. Persyaratan yang pada umumnya dibutuhkan adalah Formulir Aplikasi. Formulir ini ibaratnya kesempatan bagi kita untuk “jual diri”. Dikarenakan banyaknya pendaftar beasiswa, maka tim penyeleksi pun tentunya akan melihat kualitas diri anda melalui formulir. Selain itu pastikan saat pengisian formulir tersebut tidak terdapat suatu kesalahan apapun (error free). Bahkan Kak Fuadi menerangkan dia bisa mengisi formulir sampai berbulan-bulan. Hal ini dikarenakan dia melakukan evaluasi agar seluruh isian yang dimasukkan benar-benar error free.

Selain itu, pastikan juga anda mengetahui apa yang benar-benar anda inginkan. Pada saat pengisian aplikasi beasiswa, akan terdapat yang namanya Personal Statement atau Personal Essay. Pada Personal Statement, biasanya anda akan diminta untuk menuliskan mengapa anda ingin belajar ilmu/bidang studi yang anda pilih dan pandangan ke depan mengenai pemanfaatan ilmu tersebut. Disebutkan oleh Kak Fuadi, saat menuliskan personal statement tersebut akan terlihat bagus jika anda menuangkannya benar-benar dari hati dan berdasarkan keinginan anda. Jangan salah, jika anda berpura-pura (dibuat-buat) malah akan ketahuan oleh pihak penyeleksi beasiswa. Begitu juga pada saat wawancara, pihak pewawancara (interviewer) biasanya akan kembali menanyakan hal tersebut. Anda tentunya harus menjawab dari hati disertai rasa jujur. Karena saat anda menjawab dengan dibuat-buat malah akan membuat interviewer tidak yakin dan tidak percaya terhadap jawaban anda.

Selain poin di atas, sebaiknya saat mengisi Personal Essay diusahakan terdapat unsur pengalaman pribadi kita. Contohnya, salah seorang pelamar ingin sekolah Jurusan Media di Amerika. Nah, mengapa ingin sekolah di Amerika? Bisa jadi, karena saat dia kecil sangat terkesan dengan film/berita produksi Amerika. Selain itu dia juga memiliki background S1 di bidang Media. Dari hal-hal tersebut, dia dapat menceritakannya pada Personal Essay mengenai keinginan untuk mendalami bidang media dengan melanjutkan studi di Amerika. Selain itu, sebaiknya sebutkan juga manfaat ilmu yang anda dapatkan bagi negara Indonesia serta bagi negara tujuan anda belajar. Sebagai contoh, saat pulang ke Indonesia, nantinya akan mengembangkan industri Media dan mengembangkan hubungan yang lebih baik antara Indonesia dengan negara tujuan tersebut.

Baca Juga:
5 Tips Penting Sukses Menulis Essay Beasiswa

Dari poin-poin Tips Sukses Mendapatkan Beasiswa Luar Negeri di atas, dapat diambil kesimpulan bahwa sangat penting sekali untuk mempersiapkan pendaftaran beasiswa dari jauh-jauh hari guna meneliti dan mencari informasi terlebih dahulu mengenai sumber beasiswa, ilmu yang akan kita pelajari, serta mengenai hubungan antar kedua negara, dan sebagainya.

Sesi Wawancara
Untuk sesi wawancara, anda juga dapat mempersiapkan diri dengan berlatih sendiri di depan kaca atau bersama teman. Jika wawancara dilakukan dalam bahasa Inggris, cobalah untuk berlatih juga dalam bahasa Inggris. Ingat, jangan takut bahasa Inggris kita tidak sempurna, karena yang terpenting kita dapat berkomunikasi. Selain itu biasanya disediakan kursus bahasa Inggris dari Universitas luar negeri atau penyedia beasiswa.
 

Keuntungan mendapatkan beasiswa di luar negeri:
1. Wawasan kita akan lebih luas
2. Menambah kepercayaan diri
3. Mengenal budaya dari berbagai tempat
4. Menambah koneksi (network)
5. Jika kembali ke Indonesia dan melamar kerja, anda akan lebih dipertimbangkan dengan gaji yang lebih tinggi

Baca Juga:
5 Alasan Mengapa Perusahaan Lebih Menyukai Mahasiswa Lulusan Luar Negeri

Kekurangan kuliah di luar negeri:
Sebagian besar bagi mereka yang sudah berkeluarga akan kebingungan dalam pembiayaan hidup istri atau anak mereka yang ikut ke luar negeri. Tetapi ada juga pihak penyedia beasiswa yang menanggung biaya untuk keluarga penerima beasiswa. Jika tidak ditanggung pun, anda bisa tetap bertahan dengan melakukan kerja part time atau dari pendapatan uang saku bulanan beasiswa.

Sekian ulasan mengenai Tips Sukses Mendapatkan Beasiswa Luar Negeri berdasarkan penuturan Kak Fuadi (Sumber: youtube.com). Take action and get your dream come true! Semoga bermanfaat.