Pastikan anda menggunakan browser Chrome atau Mozilla Firefox untuk mendapatkan tampilan dan informasi yang maksimal dari website indbeasiswa.com

INDBeasiswa.com – Informasi beasiswa yang satu ini termasuk ditunggu-tunggu oleh para peminatnya. Beasiswa KGSP (Korean Government Scholarship Program) kembali ditawarkan oleh Pemerintah Korea Selatan kepada pelajar internasional di berbagai negara, termasuk Indonesia. Para peserta dapat mendaftar pada program S2 dan S3 di universitas-universitas yang terdapat di Korea Selatan. Beasiswa yang diberikan pun tidak tanggung-tanggung, karena telah mencakup seluruh kebutuhan studi (Full Scholarship).

Beasiswa KGSP Kuliah S2, S3, Riset di Korea Selatan (Full Scholarships)

Pendaftaran Program KGSP terbagi menjadi dua jalur, yaitu jalur Kedutaan Besar Korea dan Jalur Universitas. Untuk tahun 2018, kuota untuk Indonesia yang disediakan oleh KGSP pada masing-masing jalur adalah sebagai berikut:
1. Jalur Kedutaan Besar Korea: 10 kuota
2. Jalur Universitas: 12 kuota (8 University General + 4 University Regional & Science)
Selain itu, pada tahun 2018 tersedia juga KGSP Research Program dengan kuota sebanyak 5 kandidat.

Adapun 64 universitas yang bekerjasama dalam Beasiswa KGSP adalah sebagai berikut:

Daftar Universitas Korea Selatan Kerjasama dengan Beasiswa KGSP

Jurusan dan Program Studi yang tersedia dari masing-masing universitas di atas dapat anda buka pada link berikut: KGSP-G University Information.

Durasi penerimaan beasiswa adalah sebagai berikut:
1. Program Master (S2): Total 3 tahun (1 September 2018 s/d 31 Agustus 2021) yang meliputi 1 tahun kursus bahasa Korea dan 2 tahun studi S2

2. Program Doktoral (S3): Total 4 tahun (1 September 2018 s/d 31 Agustus 2022) yang meliputi 1 tahun kursus bahasa Korea dan 3 tahun studi S3

3. Program Riset: Total 6 bulan (1 September 2018 s/d 28 Februari 2019)
– Postdoctoral Research Program
– Professor Exchange Program

Daftar Lengkap Beasiswa 2018 – 2019

Cakupan pembiayaan beasiswa:
1. Tiket pesawat PP Korea – Indonesia pada saat awal dan akhir masa penerimaan beasiswa.

2. Tunjangan awal saat pertama kali tiba di Korea sejumlah 200,000 KRW (± Rp 2,5juta).

3. Tunjangan bulanan untuk Program Master dan Doktoral senilai 900,000 KRW (± Rp 11juta). Sedangkan untuk Program Riset akan diberikan tunjangan senilai 1,500,000 KRW (± Rp 19juta).

4. Tunjangan penelitian sejumlah 210,000 s/d 240,000 KRW per semester.

5. Gratis belajar bahasa Korea yang disediakan selama 1 tahun (tidak tersedia bagi pelamar Program Riset).

6. Tanggungan penuh biaya perkuliahan (tidak tersedia bagi pelamar Program Riset).

7. Penggantian biaya pencetakan tesis dan disertasi senilai 500,000 s/d 800,000 KRW.

8. Asuransi kesehatan sebesar 20,000 KRW per bulan.

9. Hibah Kemampuan Bahasa Korea sejumlah 100,000 KRW per bulan bagi penerima beasiswa KGSP yang memiliki TOPIK level 5 dan 6.

10. Hibah Penyelesaian Beasiswa: 200,000 KRW
– Dana ini diberikan kepada penerima beasiswa KGSP saat kembali ke negara asal dan berhasil menyelesaikan masa studi selama penerimaan beasiswa.
– Dana ini tidak berlaku bagi mereka yang memutuskan untuk menetap di Korea setelah menyelesaikan masa studi mereka.

A. PERSYARATAN:
1. Pelamar dan orangtua pelamar bukan merupakan warganegara Korea Selatan dan tidak memegang kewarganegaraan ganda.

2. Berusia maksimal 40 tahun per tanggal 1 September 2018 (lahir setelah tanggal 1 September 1978). Pelamar yang memenuhi persyaratan berikut juga dapat mendaftar asalkan berusia tidak lebih dari 45 tahun:
– Saat ini bekerja sebagai seorang profesor pada saat mendaftar
– Merupakan warganegara yang memenuhi persyaratan (termasuk Indonesia).

3. Untuk pelamar S2, telah menyelesaikan studi S1/setara sebelum tanggal 31 Agustus 2018. Untuk pelamar S3, telah menyelesaikan studi S2 sebelum tanggal 31 Agustus 2018.

4. Bagi pelamar Program Riset, telah menyelesaikan studi S2 sebelum tanggal 31 Agustus 2018. Untuk Postdoctoral Research Program dibutuhkan ijazah Program Doktoral atau setara. Sedangkan untuk Professor Exchange Program dibutuhkan ijazah Program Master atau jenjang lebih tinggi.

5. Pelamar yang diharapkan akan lulus studi (jenjang S1 atau S2) pada tanggal 31 Agustus 2018 dapat menyerahkan surat kelulusan sementara saat mengajukan aplikasi beasiswa. Namun setelah ijazah S1 atau S2 yang resmi keluar, harus segera menyerahkan salinan resminya.

6. Pelamar yang telah menyelesaikan program non-gelar, Sarjana, Master, atau Doktoral di Korea sebelumnya tidak dapat mengikuti beasiswa KGSP (kecuali: penerima/alumni beasiswa KGSP sebelumnya).

7. Pelamar yang telah berada di universitas yang terdapat di Korea dalam kegiatan pertukaran pelajar dapat mengikuti beasiswa ini.

8. Para penerima beasiswa KGSP sebelumnya yang telah lulus, bisa kembali mendaftar beasiswa KGSP hanya jika mereka mendaftar untuk jenjang pendidikan selanjutnya.

9. Memiliki IPK minimal 2,64 skala 4,00, 2.80 untuk skala 4.3, dan 2.91 pada skala 4.5.

10. Memiliki kondisi tubuh yang sehat, baik jasmani maupun rohani.

11. Pelamar yang mengundurkan diri dari seleksi beasiswa pada tahun sebelumnya tidak dapat mendaftar.

12. Lebih diutamakan bagi mereka yang memiliki kualifikasi sebagai berikut:
– Kemampuan berbahasa Korea (dibuktikan dengan Sertifikat TOPIK)
– Kemampuan berbahasa Inggris (dibuktikan dengan Sertifikat TOEFL/TOEIC/IELTS)
– Mengambil bidang studi Ilmu Alam, Teknologi, dan Teknik
– Merupakan staf fakultas perguruan tinggi dari negara berkembang

Baca Juga:
Beasiswa Penuh S1, S2, dan S3 di China oleh USTC Scholarship

B. BERKAS DOKUMEN YANG DIBUTUHKAN:
1. 1 (Satu) set original dokumen lengkap yang terdiri dari:
– 1 (Satu) lembar Formulir Aplikasi yang telah diisi lengkap (Form 1)
– 1 (Satu) lembar Personal Statement (Form 2)
– 1 (Satu) lembar Statement of Purpose (Form 3) hanya untuk pelamar Program Master dan Doktoral
– 2 (Dua) Surat Rekomendasi (Form 5)
– Janji Peserta KGSP (Form 7)
– Surat keterangan kesehatan (Form 8)
– Proposal Riset (Form 4) dan Letter of Invitation (Form 6) hanya untuk pelamar Program Riset

Seluruh dokumen di atas dapat anda download pada link berikut: KGSP-G 2018.

2. Salinan resmi ijazah dan transkrip nilai S1 (untuk pelamar Program Master).

3. Salinan resmi ijazah dan transkrip nilai S1 dan S2 (untuk pelamar Program Doktoral).

4. Salinan resmi ijazah dan transkrip nilai S2 dan S3 serta Certificate of Employment (untuk pelamar Program Riset).

5. Bukti kewarganegaraan pelamar dan orang tua, seperti akte kelahiran / KTP / kartu keluarga / paspor (pilih salah satu).

6. Salinan resmi sertifikat TOPIK (jika ada).

7. Salinan resmi sertifikat tes bahasa Inggris (TOEFL/IELTS) (jika ada).

8. Publikasi (jika ada).

9. Sertifikat penghargaan (jika ada).

10. Salinan paspor dan Hasil Tes Kesehatan (dapat diserahkan setelah seleksi tahap 2).

Catatan:
1. Seluruh berkas dokumen harus menggunakan bahasa Inggris atau Korea. Apabila dokumen anda (misal: ijazah atau transkrip nilai) masih dalam bahasa Indonesia, anda dapat menggunakan jasa penerjemah tersumpah untuk menerjemahkannya yang kemudian dilegalisasi oleh notaris. Lampirkan salinan hasil terjemahan tersebut dengan salinan dokumen asli.

2. Salinan resmi artinya fotocopy dari dokumen asli yang telah dilegalisasi oleh institusi yang mengeluarkan dokumen tersebut. Jangan pernah mensubmit dokumen asli, karena seluruh dokumen yang diterima oleh pihak penyelenggara tidak akan dikembalikan ke peserta.

3. Seluruh berkas dokumen di atas harus diurutkan berdasarkan checklist pada halaman pertama, dan diberi nomer serta label pada bagian pojok kanan atas. Contoh: 2. Letter of Self-Introduction.

4. Pelamar yang diharapkan lulus sebelum tanggal 31 Agustus 2018, harus menyerahkan Surat Kelulusan Sementara saat mengajukan aplikasi beasiswa. Namun setelah ijazah S1 atau S2 yang resmi keluar, pelamar harus segera menyerahkan salinan resminya sebelum tanggal 31 Agustus 2018.

C. TATA CARA PENDAFTARAN:
1. Jalur Kedutaan Besar Korea
Seleksi Dokumen
– Pelamar harus memilih tiga universitas yang dituju dari 64 pilihan universitas yang tersedia.
– Apabila mengajukan aplikasi melalui pihak Kedubes maka seluruh berkas dokumen yang diminta di atas harus diajukan sebanyak masing-masing SATU salinan resminya dan TIGA fotocopy dari salinan resmi tersebut.
– Kirimkan seluruh berkas dokumen di atas ke pihak Kedubes di Jakarta dengan alamat:
Kedutaan Besar Korea Selatan
Jl. Jenderal Gatot Subroto Kav.57
Jakarta – 12950
Tuliskan pada amplop: KGSP. Untuk pendaftaran tahun 2018, batas waktu pendaftaran sampai dengan 2 Maret 2018 (kontak Kedubes di nomer 021-2967-2555 (08.30 – 16.30) untuk mendapatkan informasi lebih detail).

Tes Wawancara
– Wawancara di Kedutaan Besar
Para peserta yang lolos seleksi dokumen akan dipanggil Kedubes untuk melakukan wawancara. Wawancara dilakukan dalam bahasa Inggris (dari pengalaman awardee sebelumnya, materi wawancara seputar personaliti individu).
– Wawancara via Telepon
Jika lolos seleksi wawancara dari pihak Kedubes, kemudian pihak Kedubes akan mengirimkan dokumen yang telah dikirimkan peserta ke tiga universitas yang telah dipilih sebelumnya. Tiga universitas tersebut nantinya akan menghubungi tiap peserta melalui email untuk mengadakan wawancara singkat via telepon. Jadwal wawancara berbeda-beda dan biasanya akan diwawancara oleh profesornya langsung.

Baca Juga:
Beasiswa S2 Inggris oleh Cranfield University

Tes Kesehatan
Apabila anda lolos seleksi universitas, akan dilanjutkan dengan seleksi dokumen oleh NIIED dan melakukan medical check up sebagai tahap akhir seleksi. Pada tes ini, peserta hanya perlu untuk melakukan tes kesehatan pribadi sesuai dengan prosedur yang tertera di Form 8, dan hasil tes akan dikirimkan ke pihak Kedubes. Fotocopy dari hasil tes kesehatan tersebut nanti harus dibawa untuk diserahkan ke pihak Universitas Korea yang menerima anda.

Kelebihan melamar melalui jalur Kedubes yaitu anda memiliki cadangan universitas, misal tidak diterima di universitas A, maka anda masih memiliki cadangan di universitas B dan C.

2. Jalur Universitas
– Pelamar harus memilih SATU dari 64 universitas yang disediakan.
– Berkas dokumen yang dibutuhkan hanya SATU salinan resmi saja dari masing-masing point yang disebutkan di atas. Kemudian ajukan langsung ke pihak universitas.
– Selanjutnya akan dilakukan proses wawancara dengan profesornya (menurut pengalaman awardee sebelumnya, pertanyaan seputar motivasi mengikuti beasiswa KGSP, mengapa memilih Korea, apa saja yang anda ketahui tentang Korea, penjelasan singkat mengenai penelitian, dan sebagainya).
– Keuntungan jika melalui jalur universitas yaitu anda hanya perlu melakukan wawancara satu kali saja jika dibandingkan melalui Kedubes yang kemungkinan sampai empat kali wawancara (satu dari Kedubes dan tiga dari universitas yang anda pilih)
– Batas waktu pendaftaran dari setiap universitas berbeda-beda, kurang lebih sekitar bulan Maret.

Sebagai catatan, pelamar hanya diperbolehkan melamar melalui salah satu jalur di atas. Jika kedapatan mengajukan aplikasi beasiswa pada dua jalur tersebut maka akan didiskualifikasi secara otomatis.

Informasi lebih detail bisa dibuka pada website resmi: https://idn.mofa.go.kr. Silakan dibagikan kepada rekan-rekan yang membutuhkan dan semoga bermanfaat.