Pastikan anda menggunakan browser Chrome atau Mozilla Firefox untuk mendapatkan tampilan dan informasi yang maksimal dari website indbeasiswa.com

INDBeasiswa.com – Kementerian Komunikasi dan Informatika RI saat ini kembali menawarkan Beasiswa KOMINFO bagi PNS maupun Pegawai Swasta. Program Beasiswa S2 Luar Negeri Kominfo ini terbuka bagi Aparatur Sipil Negara di lembaga Kementerian dan lembaga Non-Kementerian bidang komunikasi dan informatika, termasuk anggota TNI, POLRI, baik di lingkungan pemerintah pusat maupun daerah serta tenaga profesional yang bekerja di bidang komunikasi dan informatika. Bagi dosen dan tenaga pengajar tidak dapat mengikuti beasiswa ini. Adapun sasaran bidang ilmu Program Beasiswa KOMINFO Kuliah S2 Luar Negeri meliputi bidang studi komunikasi dan informatika.

Beasiswa KOMINFO Kuliah S2 Luar Negeri bagi PNS dan Pegawai Swasta

Cakupan pembiayaan beasiswa:

1. Biaya kuliah (tuition fee).
2. Biaya saku bulanan (monthly living allowance).
3. Biaya penempatan awal (first settlement/establishment allowance).
4. Biaya pembuatan Visa Pelajar (at cost).
5. Biaya asuransi.
6. Biaya transportasi pergi-pulang (PP) dari domisili asal dari dan ke perguruan tinggi tujuan (satu kali, at cost dengan penerbangan kelas ekonomi).
7. Biaya ujian bahasa asing dan TPA bagi kandidat yang telah dinyatakan lulus sebagai penerima beasiswa dan telah memulai perkuliahan di perguruan tinggi (biaya ini akan dibayarkan bersamaan dengan biaya penempatan awal, at cost disertai bukti pembayaran otentik).

Untuk biaya pelatihan bahasa asing, program pre-master, matrikulasi, dan program eksekutif tidak tercakup dalam pembiayaan beasiswa ini.

Pilihan universitas yang dapat dituju yaitu perguruan tinggi luar negeri yang termasuk dalam Top 300 terbaik di dunia berdasarkan ranking Times Higher Education tahun 2018 dan QS World University Ranking tahun 2018.

Baca Juga:
Beasiswa PNS Kuliah S2 dan S3 di Jepang oleh Japan-IMF Scholarship 2018 – 2019

Persyaratan:
1. Merupakan Warga Negara Indonesia (WNI).

2. Berusia maksimal 37 tahun pada tanggal 31 Desember 2018.

3. Belum mendapatkan gelar S2 dan tidak sedang mendapatkan beasiswa lain dan/atau sedang mengikuti program pendidikan S2 dari lembaga lain.

4. Melampirkan surat ijin pejabat yang berwenang (bagi Aparatur Sipil Negara) minimal setingkat pejabat eselon II.

5. Melampirkan surat rekomendasi dari pimpinan perusahaan/dosen/tokoh masyarakat (bagi Aparatur Sipil Negara dan non Aparatur Sipil Negara).

6. Memiliki pengalaman kerja minimal 2 (dua) tahun yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Kerja atau Surat Rekomendasi Perusahaan.

7. Pelamar dapat menunjukkan potensi menjadi pemimpin, pembuat keputusan, memiliki atribut personal, integritas, intelektual dan interpersonal yang mencerminkan potensi ini

8. Akan kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan pendidikan.

9. Diutamakan bagi pelamar yang telah mendapatkan Unconditional Letter of Acceptance (LoA) dari salah satu perguruan tinggi yang termasuk dalam 300 universitas terbaik dunia berdasarkan QS World University Ranking dan/atau Times Higher Education (THE) tahun 2018.

10. Merupakan lulusan Sarjana (S1) dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3.0 (dari skala 4.0).

11. Memiliki nilai Tes Potensi Akademik (TPA) minimal 550.

12. Memiliki nilai TOEFL iBT minimal 90 atau IELTS 6.5.

13. Masa studi maksimal 2 (dua) tahun dengan mengambil bidang studi yang berkaitan dengan TIK, meliputi:
a. Ekonomi terkait e-commerce, e-business, digital economy;
b. Hukum terkait TIK (hukum siber, hukum IT, hukum telekomunikasi, dll);
c. Media dan Komunikasi, Komunikasi Bisnis Internasional, Animasi;
d. Kebijakan publik bidang TIK;
e. Ilmu Komputer, Teknologi Informasi, Manajemen Informasi, Sistem Informasi, Telematika, Keamanan Informasi; dan
f. Bidang studi lain yang menunjang TIK selain Master of Business Administration (MBA) dan Kedokteran.

14. Kementerian Komunikasi dan Informatika akan menanggung tuition fee dan living expenses.

15. Beasiswa ini terbuka bagi penyandang disabilitas yang memenuhi persyaratan di atas.

Baca Juga:
Beasiswa S2 Unhan (Universitas Pertahanan) untuk Umum dan Pegawai Negeri

Berkas dokumen yang dibutuhkan:
1. Pasfoto berwarna terbaru (maksimal 500 KB)
2. Identitas diri (KTP/Paspor/SIM)
3. Ijazah terakhir
4. Transkrip nilai
5. Hasil TPA
6. Hasil Tes Bahasa TOEFL ITP/TOEFL iBT/IELTS
7. Letter of Acceptance (apabila ada)
8. Surat Izin Atasan
9. Surat Rekomendasi
10. Motivational Statement

Note: Untuk format Surat Ijin Atasan dan Surat Rekomendasi dapat diunduh pada link berikut: Download.

Tata Cara Pendaftaran:
Untuk mendaftar Beasiswa KOMINFO S2 Luar Negeri, pelamar dapat melengkapi berkas dokumen yang dibutuhkan, kemudian mendaftarkan diri secara online pada link berikut: beasiswa.kominfo.go.id.

Upload seluruh softcopy berkas dokumen yang diminta. Batas waktu pendaftaran sampai dengan 24 Februari 2018. Peserta yang lolos seleksi administrasi diwajibkan membawa berkas asli dokumen yang telah diupload pada saat seleksi Psikotes.

Informasi lebih detail dapat menghubungi kontak berikut:
Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan SDM
Kementerian Komunikasi dan Informatika
Jalan Medan Merdeka Barat No.9 Jakarta 10110
Telp/Fax : 021 – 381 0678
Email : beasiswaln@mail.kominfo.go.id
Silakan dibagikan pada rekan-rekan yang membutuhkan. Semoga bermanfaat.