beasiswa ke jerman untuk s2, s3, postdoktoral oleh kaad scholarship, beasiswa s2 ke jerman, catholic scholarships, christian scholarships

INDBeasiswa.com – Sebagai negara dengan kualitas pendidikan yang memadai, Jerman banyak menawarkan program beasiswa bagi para mahasiswa internasional, khususnya untuk program pascasarjana. Kali ini, INDBeasiswa akan membagikan informasi mengenai program beasiswa yang ditawarkan oleh Katholischer Akademischer Auslander-Dienst (KAAD), sebuah asosiasi non-profit di Jerman. Beasiswa ini ditujukan bagi mahasiswa internasional yang berasal dari negara berkembang (termasuk Indonesia) yang ingin melanjutkan kuliah di Jerman ke jenjang S2, S3 maupun bagi mereka yang sedang melakukan proyek penelitian post-doktoral

Beasiswa Kuliah Gratis di Jerman Program Pascasarjana oleh KAAD Scholarship

beasiswa kuliah gratis di jerman s2 s3 postdoktoral kaad scholarship
KAAD Scholarship: Beasiswa ke Jerman untuk Kuliah S2 – S3 – Postdoktoral (Image Source)

Program beasiswa dari KAAD ini bertujuan untuk menghasilkan para profesional dengan kemampuan akademik dan pengalaman yang handal. Beasiswa KAAD dikelola oleh komite mitra regional yang bekerja sama dengan para staf ahli atau profesor universitas serta perwakilan gereja. Memang ada preferensi untuk para kandidat yang beragama Katolik, namun terdapat juga beberapa peserta yang beragama Kristen Protestan, Kristen Ortodoks, dan Islam.

Para pelamar KAAD Scholarship tidak dibatasi pada bidang studi tertentu. Namun panitia seleksi akan lebih mengutamakan para pelamar yang mengambil jurusan yang dirasa bermanfaat dan penting bagi negara asal pelamar masing-masing. Hal ini juga berlaku terutama bagi mereka yang mengambil gelar PhD. Oleh karena itu, ada kecenderungan untuk memilih jurusan yang berorientasi pada “pembangunan”, namun untuk jurusan lain seperti halnya budaya, linguistik, filsafat, dan sebagainya juga dapat melamar. Untuk jumlah beasiswa yang diberikan telah meliputi seluruh biaya studi selama di Jerman, dan untuk informasi lebih lanjut, anda dapat menghubungi langsung pihak penyedia beasiswa.

Persyaratan untuk mengikuti beasiswa ke Jerman untuk S2, S3, dan Postdoktoral dari KAAD adalah sebagai berikut:
1. Berasal dari negara berkembang di kawasan Afrika, Asia (termasuk Indonesia), Timur Tengah, atau Amerika Latin.

2. Telah menyelesaikan studi pendidikan tinggi (Sarjana / Master / Doktoral) dan memiliki pengalaman kerja profesional di negara asal.

3. Mempunyai keinginan yang kuat untuk mendapatkan gelar Master atau PhD atau melakukan penelitian post-doktoral (selama 2 s/d 6 bulan) di salah satu universitas yang terdapat di Jerman.

4. Beragama Katholik atau Kristen. Untuk pelamar dari agama lain juga bisa ikut apabila mendapatkan rekomendasi dari mitra Katholik dan mempunyai komitmen untuk membuka diri dalam berdialog antaragama.

5. Untuk pelamar beasiswa Master berusia maksimal 30 tahun, dan untuk pelamar beasiswa PhD berusia maksimal 35 tahun.

6. Memiliki kemampuan bahasa Jerman sebelum memulai masa studi. KAAD sendiri menyediakan fasilitas kursus bahasa selama enam bulan yang berlangsung di Jerman.

Tata Cara Pendaftaran:Untuk pendaftaran, anda dapat mengisi Form Aplikasi (Download) dan mengirimkannya kepada partner committee KAAD yang terdapat di negara asal. Untuk Indonesia, anda dapat mengirimkan atau mengantarkan langsung pada kontak berikut:

Dr. Juliana Murniati
KAAD Committee Indonesia
University of Atma Jaya
Jalan Jenderal Sudirman 51
Jakarta Selatan 12930
email: juliana.murniati@atmajaya.ac.id

atau mengirimkan langsung Formulir Aplikasi tersebut via email kepada :

Dr. Heinrich Geiger,
Head, Asia Department, 
email: Geiger@kaad.de


Dalam proses pengajuan beasiswa, biasanya beberapa dokumen akan diminta disediakan. Apabila proses pra-seleksi tersebut lolos, aplikasi pendaftaran pelamar akan diteruskan pada tahap seleksi selanjutnya yang diadakan dua kali setahun (Maret dan September).

Untuk mengikuti program perkuliahan pada bulan Maret, maka berkas aplikasi beasiswa tersebut harus sudah diterima oleh Komite Seleksi maksimal pada bulan November tahun sebelumnya. Seringkali, pelamar mendapatkan Surat Penerimaan (LoA) dari kampus saat batas waktu dari KAAD telah habis. Dalam hal ini, anda dapat meminta pada pihak universitas untuk menunda masuk pada tahun berikutnya. Aplikasi pendaftaran beasiswa dapat dibuat sebelum LoA dari kampus diterima. Namun pada akhir proses seleksi, peserta harus dapat menunjukkan LoA atau konfirmasi dari kampus bahwa mereka telah diterima dan aplikasi pendaftaran (ke universitas) sedang diproses.

Untuk informasi lebih lengkap mengenai beasiswa ini, anda dapat mengunjungi Website Resmi KAAD (kaad.de). Semoga bermanfaat.

Baca Juga:
Dapatkan Beasiswa Sejumlah 10.000 Poundsterling untuk Pembiayaan Kuliah S1 dan S2 dari Global Study Awards!
Beasiswa Inggris S2 dari Chevening Scholarships 2016/2017
Beasiswa Mizan 2016 untuk Pendanaan Skripsi, Tesis, dan Disertasi
Beasiswa S3, Postdoktoral, dan Riset di Swiss Tahun 2016
Tips Sukses Bekerja Sambil Kuliah S2!