Pastikan anda menggunakan browser Chrome atau Mozilla Firefox untuk mendapatkan tampilan dan informasi yang maksimal dari website indbeasiswa.com

Cara Memilih Jurusan Kuliah yang Tepat!

INDBeasiswa – UN sudah diumumkan, dan SBMPTN sudah dilaksanakan. Beberapa dari mereka sempat bingung memilih jurusan dan universitas yang dituju. Antara pilihan orang tua, teman-teman, dan keinginan diri sendiri bercampur jadi satu. Ujung-ujungnya, saat sudah menginjak semester 2 atau 3, baru kerasa kalau salah jurusan. Nah, berdasarkan pengalaman kakak-kakak yang sudah pernah ngalamin namanya salah jurusan, kali ini INDBeasiswa akan memberikan beberapa TIPS bagaimana sih memilih jurusan kuliah yang tepat, terutama buat kalian yang tahun depan akan mengikuti SBMPTN untuk melanjutkan studi ke jenjang S1. Agar semakin efektif, sekarang ambillah kertas dan pena. Tulis jawaban dan pemikiran kalian untuk dapat membantu memetakan pikiran sehingga nanti terlihat pola yang lebih jelas.

Cara Memilih Jurusan Kuliah yang Tepat!

tips-bagaimana-memilih-jurusan-kuliah-yang-tepat

1. Kenali Hal-Hal yang Kamu Suka. Dimulai dari Hobi.

“Orangtua menyuruh menjadi PNS, tetapi saya ingin bekerja di Jepang. Selain itu, saya juga ingin menjadi desainer interior. Ehm..namun di SBMPTN saya memilih jurusan kuliah Teknik Elektro. Yang mana ya?”

Salah satu cara untuk lebih tahu tentang “apa sih yang sebenarnya saya inginkan?” adalah dengan mengetahui apa saja yang menjadi kesukaan kalian.

Pertama, ambil kertas kosong, beri nama Lembar A. Lalu, tuliskan apa saja yang kamu sukai. Semuanya. Jangan buat batasan. Tulis sebanyak-banyaknya, apapun yang terpikirkan.

Kedua, sesudah semuanya tertulis, lihat kembali daftar itu. Lalu berilah nomer urutan yang menandakan tingkat kesukaanmu terhadap hal-hal tersebut. Nomer 1 berarti kamu sangat suka dengan hal tersebut, dan seterusnya. Semakin besar nomernya, berarti hal-hal tersebut semakin kurang disukai.

Ketiga, lihat sekitar 30 sampai 40 persen teratas dari daftar tersebut (misal kamu tadi menuliskan 10 hal yang kamu sukai, berarti fokuskan pada urutan nomer 1 s/d 4. Lalu tuliskan kembali secara berurutan, dan tuliskan di sebelahnya profesi yang dilakukan oleh bidang tersebut. Sekarang kamu sudah mendapatkan bidang kerja atau ilmu yang sebetulnya kamu sukai. Hal ini dapat dilihat sebagai minat kalian.

Tapi tunggu dulu, ini belum selesai. Lanjut ke langkah berikutnya…

2. Lihat Semua Potensi yang Ada di Dirimu

Langkah selanjutnya adalah dengan mengetahui semua potensi yang ada dalam dirimu. Mengetahui potensi diri ini berguna dalam menentukan strategi untuk mendalami bidang ilmu, bidang kerja, atau bidang lainnya yang akan dipilih, apalagi jika ternyata minat tidak didukung dengan potensi yang kalian miliki saat ini.

Untuk mengenali potensi diri sebetulnya dapat dilakukan dengan tes minat bakat yang dipandu psikolog. Selain itu, kalian juga dapat menilai dengan mudah dengan melihat nilai atau prestasi belajar kalian selama ini. Coba ingat, pada mata pelajaran mana kamu merasa paling mudah dan paling cepat paham? Dan biasanya kamu akan mendapatkan nilai bagus pada bidang studi tersebut.

Selain mengenali potensi pada hal hard skill (ilmu dasar), penting juga untuk mengenali potensi yang berkaitan dengan keterampilan sosial (soft skill). Hal ini juga dapat diketahui melalui tes psikologi. Selain itu, kamu juga bisa menuliskan hal-hal apa saja yang kamu kuasai. Misalkan, kamu adalah orang yang dengan mudah mencari teman atau orang yang mudah menggerakkan teman-teman satu kelas untuk membuat kegiatan bersama. Nah, tuliskan kelebihan-kelebihanmu tersebut pada selembar kertas berikutnya.

So, kamu perlu mengambil kertas lagi dan beri nama Lembar B. Kemudian tuliskan pada lajur pertama : mata pelajaran atau bidang studi yang cepat kamu pahami dan bernilai baik. Pada lajur lain, tuliskan kelebihan keterampilan soft skill/sosial kamu.

Nah, sekarang kamu sudah memiliki sebuah peta sederhana mengenai potensi diri kamu secara umum.

3. Cari Tahu Bidang-Bidang Aktivitas yang Ingin Kamu Dalami

Langkah selanjutnya adalah dengan mengenali gambaran dan detail bidang aktivitas yang ingin kamu geluti. Hal ini berguna untuk memantapkan pilihan kalian dalam kerja atau jurusan kuliah. Misalnya, jika kamu ingin menjadi seorang desainer interior, cari tahu terlebih dahulu apa saja aktivitas dari seorang desainer interior mulai dari apa saja yang dilakukan sampai lingkungan kerja yang akan dialami. Tuliskan detail gambaran pada tiap bidang tersebut pada satu lembar kertas lain yang diberi nama lembar C.

Disini kamu sudah mendapatkan poin-poin untuk memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai “SESUATU” yang kamu impikan untuk dijalankan di masa depan atau menjadi profesimu nantinya. Kemudian, letakkan ketiga lembar kertas tersebut berurutan : (A) bidang/hal yang kamu inginkan, (B) potensi yang dibutuhkan, (C) gambaran aktivitas mengenai bidang tersebut dan lakukan langkah-langkah berikut :
– Lihat pada 4 urutan teratas pada bidang yang kamu inginkan
– Kemudian lihat ke kertas yang berisi gambaran pekerjaan (C), dan tetap fokuskan pada 4 bidang teratas yang sudah kamu putuskan di lembar A.
– Lihat kembali potensi-potensi yang kamu miliki, bidang mana saja yang paling terdukung?

Dari keempat bidang pilihan tersebut, bidang yang paling tepat kamu pilih adalah bidang yang :
1. Paling banyak didukung oleh potensi-potensi yang kamu miliki
2. Mempunyai gambaran pekerjaan yang akan mampu kamu kerjakan dan  dipelajari

Jadi dari 4 bidang di atas, kamu bisa mendapatkan jurusan kuliah yang tepat karena selain didukung oleh minat atau kesenangan pada diri kalian, didukung pula oleh potensi/bakat yang akan menjadi modal besar dalam mengembangkan diri nantinya. Niscaya kamu akan menjadi ahli dalam bidang tersebut jika menekuninya dengan baik.

Selamat mencoba 🙂

Baca Juga :

REBUT KESEMPATAN MENJADI PENELITI MUDA DENGAN MAARIF FELLOWSHIP 2015!


Ikuti Kompetisi Riset Indofood Riset Nugraha 2015!

Gratis Kuliah S2 di Malaysia oleh Beasiswa MTCP – ASEAN Masters Scholarships!

10 Alasan Penting Mengapa Harus Mengambil Gelar Master!