4 negara beasiswa yang tidak mensyaratkan bahasa inggris, skor toefl kurang, dan tidak bisa bahasa inggris

INDBeasiswa.com – Ingin kuliah di luar negeri, tapi gak jago bahasa Inggris? Jangan kuatir, beberapa negara justru tidak mensyaratkan kefasihan berbahasa Inggris bagi para calon mahasiswanya. Kali ini, INDBeasiswa merangkum 4 negara yang bisa menjadi negara tujuan anda untuk melanjutkan studi di luar negeri tanpa khawatir dengan kemampuan bahasa Inggris yang biasa-biasa saja.

4 Pilihan Negara Studi Bagi yang Tidak Jago Berbahasa Inggris

negara-yang-tidak-mensyaratkan-bahasa-inggris-toefl
Gak Jago Bahasa Inggris? Cek 4 Negara Pilihan Studi Berikut yang Bisa Menjadi Alternatif Studi Kamu

1. Perancis

Para pelajar internasional yang ingin melanjutkan kuliah di Perancis tidak diwajibkan mahir berbahasa Inggris. Sebaliknya, mereka akan didorong untuk menguasai bahasa Perancis minimal level Delf B2 untuk dapat mendaftar di berbagai perguruan tinggi terbaik di Perancis. Untuk belajar bahasa Perancis di Indonesia, anda dapat mencari informasi di Pusat Kebudayaan Perancis (IFI) yang terdapat di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Yogyakarta.

2. Jerman

Jerman telah menjadi salah satu negara favorit tujuan studi para pelajar Indonesia. Kuliah di Jerman memang bisa menjadi alternatif yang tepat apabila kemampuan bahasa Inggris anda biasa-biasa saja. Namun, sebagai gantinya anda harus menguasai bahasa Jerman supaya kuliah anda dapat berjalan lancar. Sebagai referensi, untuk kursus bahasa Jerman di Indonesia bisa anda lakukan di Goethe Institut Indonesia yang terletak di Jakarta.

3. Rusia

Jika anda merasa kurang yakin dengan kemampuan bahasa Inggris anda, anda juga bisa mendaftar di universitas yang terdapat di Rusia. Ya, Negeri Beruang Merah ini bahkan menyediakan kelas persiapan selama setahun untuk mempelajari bahasa Rusia bagi para pelajar internasionalnya sebelum memasuki masa pendidikan. Contohnya saja beasiswa kuliah di Rusia yang disediakan oleh NRTPU dalam skema NRTPU Rosatom State Scholarships 2016. Tawaran beasiswa S2 di Rusia ini sudah termasuk pembiayaan pendidikan bahasa Rusia selama 1 tahun.

4. China

Kalau anda tidak ingin mencari negara yang jauh-jauh seperti 3 negara di atas, anda juga bisa melanjutkan studi di China. Setiap tahunnya, Negeri Tirai Bambu tersebut menerima pelajar internasional termasuk dari Indonesia dengan kemampuan bahasa Inggris standar namun dapat menguasai bahasa China dengan baik. Pada beberapa universitas ada yang menawarkan program master dan doktoral dengan bahasa pengantar Mandarin dan dengan bahasa Inggris. Nah, jika anda memilih untuk bahasa Mandarin sebagai bahasa pengantar, maka pihak universitas akan memberikan kursus bahasa Mandarin terlebih dahulu selama maksimal 2 tahun sebelum memulai perkuliahan. Untuk jenis-jenis beasiswa yang bisa di-apply di China dapat anda buka pada link berikut: Beasiswa Penuh S1, S2, S3 di China: China Government Scholarship (CGS).

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat!
Baca Juga:
5 Cara Mendapatkan Beasiswa dengan TOEFL Rendah
Beasiswa Pemerintah Turki Full Scholarship untuk Kuliah S1, S2, dan S3
Bagaimana Caranya Bisa Masuk ke Harvard University?